Saudaraku, pada saat saya menulis tulisan ini saya memang belum menikah namun saya begitu antusias untuk menyambut momen tersebut datang pada kehidupan saya. Meskipun saat ini usia saya masih 22 tahun dan belum memiliki pekerjaan (lulus kuliah aja belum, hehehe...), namun keinginan saya untuk membina suatu ikatan sakral berbentuk pernikahan sangatlah tinggi. Ada beberapa hal yang memotivasi saya untuk segera melepas masa lajang saya. Pertama, saya mengetahui betul bahwa menikah merupakan suatu sunnah Rosul Muhammad SAW. Dalam hadits beliau bersabda bahwa nikah adalah sunnahku, apabila ada orang yang tidak menikah maka bukan termasuk golonganku. Sampai sebegitu pentingkah arti sebuah pernikahan? Jawabannya adalah ya. Karena dengan menikah, kita tidak hanya akan terhindar dari dosa-dosa yang mungkin kita lakukan apabila kita tidak menikah, tapi juga dapat menjadikan kita sebagai pribadi yang bertanggung jawab baik pada diri sendiri maupun pada istri dan anak-anaknya kelak.
Kedua, dorongan dari seseorang yaitu kakek saya sendiri. Beliau berpesan kepada saya, menikahlah sebelum usiamu lebih dari 25 tahun, yang lebih mencengangkan adalah jika saya berani menikah dalam usia kurang dari 25 tahun beliau akan semakin bangga punya cucu yang berani seperti saya (hehehe..., narsis). Sebenarnya apa yang dikatakan oleh beliau adalah benar adanya. Ketika kita menikah pada rentang usia 20-25 tahun, maka kualitas organ reproduksi kita masih dalam tahap bagus-bagusnya. Jadi hal tersebut akan berpengaruh terhadap kualitas keturunan yang dihasilkan pula. Para ilmuwan barat sudah melakukan riset mengenai pengaruh antara usia pernikahan dan kualitas bayi yang dilahirkan dan hasilnya benar bahwa ada pengaruh signifikan antara usia pernikahan dengan kualitas bayi, baik itu dari segi kesehatan maupun kecerdasan otaknya.
Dua hal tersebut menjadi motivasi kuat dalam benak saya untuk sesegara mungkin melaksanakannya. Semoga dengan usaha dan doa yang kuat, saya bisa melaksanakan sunnah Rosul tersebut dalam waktu 2 tahun kedepan, syukur-syukur kurang. Karena saya sudah ngebet.. bet.. beet...
Bapaaaak, Saya Ingin Menikah..!!!!
No comments:
Post a Comment